artikel bussines Development inovasi Internet Marketing tips Web

4 Cara Membangun Brand Awareness Bisnis

4 Cara Membangun Brand Awareness Bisnis

Hallo teman-teman @harisbahrudin.com,  terima kasih sudah membaca artikel-artikel kami, khusus buat temen-temen yang hanya mampir, selamat datang di Artikel Harisbahrudin.com. disini kita akan belajar bersama mengenai berbagai Tips juga trik dalam dunia Teknologi Bisnis, Develop Website ataupun Android.

Cara Membangun Brand Awareness

Brand awareness adalah kemampuan konsumen dalam mengenali atau mengingat sebuah merek, termasuk nama, gambar, logo, dan juga slogan-slogan tertentu yang pernah digunakan oleh brand tersebut dalam mempromosikan produk-produk mereka.

Kemampuan konsumen untuk mengenal dan mengingat brand berperan besar dalam keputusan seseorang untuk membeli barang.

Mengapa Brand Awareness Penting?

Brand awareness sangat penting bagi bisnis apapun karena tidak hanya mengundang konsumen untuk membeli dari bisnis anda untuk pertama kalinya, brand awareness juga membuat konsumen untuk terus membeli dari bisnis Anda.

Orang-orang akan lebih mungkin membeli barang atau memakai jasa dari nama yang mereka percaya dan mudah dikenali, misalnya dari logo dan tagline bisnis anda, brand Anda adalah hal pertama yang akan muncul di pikiran konsumen ketika mereka akan membeli sesuatu.

Selain itu, jika mereka puas dengan brand Anda, kemungkinan besar mereka akan memberi tahu orang lain mengenai brand Anda yang tentu saja akan sangat membantu brand Anda.

Brand awareness juga biasa digunakan sebagai alat ukur kinerja sebuah brand. Setiap tahunnya, perusahaan berinvestasi untuk terus memperbaiki dan menaikkan tingkat brand awareness mereka.

Brand awareness juga selalu dimonitor dan jika terjadi penurunan, perusahaan akan menggunakan segala strategi periklanan dan pemasaran hingga level brand awareness mereka kembali. Ini juga merupakan kunci penting dalam marketing planning (perencanaan pemasaran) dan strategy development (pengembangan strategi).

Brand awareness juga menambah nilai bagi sebuah produk, jasa, atau perusahaan. Jika Anda berinvestasi untuk membangun brand awareness, hal ini bisa membantu bisnis Anda untuk bertahan dan menjadi semakin maju.

3 Bagian Penting dari Brand Awareness

Brand awareness sendiri dapat dikategorikan menjadi 3 tingkatan, yaitu:

  • Brand Recognition

Brand recognition, yang juga sering disebut aided recall, adalah kemampuan konsumen untuk mengenali suatu produk ketika mereka melihat produk tersebut. Belum tentu konsumen dapat mengingat nama mereka, tetapi mereka mengenalinya ketika melihat visual dari produk itu seperti tampilan, logo, slogan, ataupun warna.

  • Brand Recall

Brand recall, yang juga sering disebut unaided recall atau spontaneous recall, mengacu pada kemampuan konsumen untuk mengingat nama sebuah merek dari memori mereka berdasarkan kategori produk.

Pada tingkatan ini, konsumen cukup mendengar kategori produk atau melihat sekilas produk yang mereka butuhkan untuk mengingat merek produk tersebut.  Jika brand Anda sudah ada pada posisi ini berarti konsumen dan calon konsumen sudah memiliki simpanan ingatan tentang brand Anda.

Menurut riset, konsumen biasanya mampu menamakan 1-7 merek dalam satu kategori. Misalnya, saat seseorang ingin membeli air mineral dan melihat display minuman, kemungkinan besar mereka akan memilih brand yang lebih familiar di ingatan mereka.

Kemampuan seorang untuk mengingat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti brand loyalty dan frekuensi pemakaian produk.

Semakin sering seseorang menggunakan produk dan apabila mereka memiliki ketertarikan yang tinggi terhadap kategori produk tersebut, mereka akan bisa mengingat lebih banyak nama merek dibanding konsumen yang tidak terlalu sering menggunakan produk dan kurang tertarik dengan kategori produk tersebut.

  • Top-of-Mind Awareness

Top of mind awareness (TOMA) mengacu pada brand atau produk tertentu yang muncul pertama kali di pikiran konsumen saat mereka sedang memikirkan industri atau kategori tertentu.

7 Cara Membangun Brand Awareness Bisnis

Berikut ini tujuh cara membangun brand awareness yang bisa diterapkan:

1. Membuat Akun Bisnis di Media Sosial

Untuk saat ini, media sosial adalah bagian penting dari marketing sebuah brand. Melalui media sosial, tidak hanya produk yang menjadi fokusnya tetapi juga para konsumen. Melalui media sosial, sebuah brand bisa berinteraksi dengan para konsumen dan calon konsumen secara langsung.

Dengan menciptakan brand experience yang sesuai dengan keinginan konsumen dan melibatkan mereka menjadi bagian dari brand narrative Anda. Ini bisa membantu untuk meningkatkan rasa percaya konsumen kepada brand Anda yang lebih sulit dibangun melalui cara-cara marketing dan advertising tradisional.

Anda juga bisa menggunakan media sosial untuk melihat reaksi dan respon para konsumen terhadap bisnis Anda. Ini bisa membantu Anda untuk menyesuaikan strategi promosi Anda.

Dalam menggunakan social media, Anda juga harus menyusun strategi yang tepat. Anda harus memastikan bahwa social media bisnis Anda aktif, yang berarti anda harus sering post dan jangan lupa untuk berinteraksi dengan followers Anda.

Jika Anda merasa sulit mencari waktu untuk aktif di social media, ada berbagai tools yang bisa anda gunakan untuk menyusun jadwal posting untuk social media Anda, seperti salah satunya Hootsuite.

Tool ini adalah layanan manajemen konten yang terhubung dengan berbagai social media seperti Facebook, Twitter, LinkedIn, Foursquare, MySpace, and WordPress.

Selain waktu dan interaksi, Anda juga harus memperhatikan konten Anda. Topik yang Anda bahas di social media harus relevan sehingga banyak orang akan lebih tertarik membaca dan berinteraksi dengan Anda.

Memilih konten dan platform social media yang tepat tidak hanya akan membantu memperkuat brand Anda tetapi juga mencapai konsumen atau calon konsumen dengan lebih luas lagi.

2. Menjalankan Content Marketing

Dalam membuat konten untuk content marketing, perlu diperhatikan bahwa Anda harus menulis artikel yang menarik, relevan, dan memiliki nilai.

Konten yang Anda buat akan membantu menetapkan Anda sebagai seorang expert di bidangnya, yang nantinya akan membantu meningkatkan brand awareness dan pada akhirnya menambah jumlah konsumen.

Perlu diingat bahwa konten untuk brand awareness adalah untuk memberi informasi kepada pembaca, bukan untuk menjual barang atau jasa Anda. Content marketing yang dimaksud disini adalah konten yang positif dan informatif yang melibatkan konsumen.

Tujuan dari content marketing adalah membantu perusahaan Anda untuk menekankan citra dan pesan dari bisnis Anda. Untuk memulai content marketing langkah pertama yang bisa Anda ambil adalah membuat strategi yang jelas.

Gunakan waktu untuk memikirkan apa yang ingin Anda sampaikan kepada konsumen, bagaimana Anda akan membuat cerita yang terpadu untuk menggambarkan brand Anda, dan apa yang ingin Anda capai melalui konten-konten ini.

Blog adalah salah satu platform yang bisa Anda gunakan untuk content marketing Anda. Memiliki blog di website bisnis Anda dapat membantu untuk menetapkan Anda sebagai seorang ahli di bidangnya. Blog juga merupakan salah satu strategi content marketing termudah yang dapat dilakukan.

Blog Anda diharapkan bisa menjadi sumber informasi bagi konsumen yang ingin mempelajari bidang Anda secara lebih lanjut. Blog Anda juga diharapkan bisa menjadi tempat pertama yang dikunjungi oleh orang-orang yang ingin mempelajari bidang Anda dengan lebih dalam dan juga bagi mereka yang penasaran dengan bidang Anda.

Cara lain yang bisa Anda lakukan untuk membuat konten yang menarik adalah dengan melibatkan expert lainnya di bidang Anda. Undang mereka untuk menulis di blog Anda. Anda juga bisa membuat tutorial dan forum questions and answers (Q&A).

Dengan ini, tidak hanya konten Anda membantu menekankan Anda sebagai seorang expert di bidangnya tapi juga membuat konten yang berguna dan mudah dibagikan yang pastinya akan meningkatkan kesuksesan brand Anda.

3. Menggunakan Konten Video untuk Marketing

Video marketing adalah salah satu cara populer untuk membangun brand awareness. Video Facebook Live dikabarkan menerima sebanyak 8 milyar view per hari dan Youtube dikabarkan menerima sebanyak 5 milyar view per hari. Dengan statistik di atas, Anda bisa melihat bahwa banyak orang menghabiskan waktunya untuk menonton video online.

Video marketing adalah salah satu cara untuk mencapai calon pembeli secara lebih luas. Video bisa berupa dalam bentuk explainer video atau video penjelasan dimana Anda membuat video berdurasi 1-2 menit yang menjelaskan informasi penting mengenai bisnis Anda.

Yang kedua adalah pre-roll video yaitu video iklan yang biasa muncul sebelum video yang ingin Anda tonton. Jenis video yang terakhir adalah vlog atau video blog. Anda bisa membuat video blogs dengan optimasi keyword. Buat vlog yang fun, casual, dan informatif untuk menarik perhatian calon konsumen.

Dalam membuat video, pastikan Anda tahu segmentasi bisnis Anda. Apa yang mereka suka? Bahasa seperti apa yang mereka pakai? Anda bisa melakukan ini dengan membuat buyer persona.

Dalam dunia yang serba cepat ini, tidak banyak orang yang mau meluangkan waktu lebih dari beberapa menit untuk mempelajari merek Anda. Sudah bukan rahasia lagi kalau kemajuan teknologi saat ini mempengaruhi rentang perhatian manusia.

Menurut Visible Measures, 20% penonton biasanya akan menutup video dalam waktu 10 detik dan menurut VINDICO, 80% iklan video hanya ditonton bagian awalnya saja. Jadi sangat penting bagi Anda untuk membuat video yang jelas, ringkas, dan to the point.

Berikan 3-4 point penting tentang bisnis Anda. Dengan begitu, Anda tidak membuat penonton bosan dan mereka akan menonton video Anda sampai akhir agar mereka lebih mengerti tentang bisnis Anda.

Di dunia marketing, ada yang disebut dengan 80/20 rule dimana 20% waktu Anda digunakan untuk membuat konten dan 80% waktunya digunakan untuk mempromosikan konten Anda.

Di internet, ada sangat banyak konten dan Anda harus memastikan bahwa konten yang dilihat oleh konsumen ideal. Promosikan konten Anda di berbagai platform, seperti social media, Youtube, dan bahkan email.

Hal terakhir yang harus Anda perhatikan adalah pertimbangkan perangkat apa yang orang-orang gunakan untuk menonton video Anda. 55% dari total traffic mobile data di tahun 2015 adalah traffic video dan diperkirakan akan terus meningkat dari tahun ke tahun.

Optimalkan video Anda untuk berbagai perangkat berbeda. Pastikan bahwa video Anda bisa diputar di perangkat apapun tanpa masalah.

4. Bekerja Sama dengan Influencer

Influencer marketing adalah sebuah strategi marketing untuk mempromosikan sebuah produk melalui para influencer di social media seperti Instagram, Youtube, Twitter, blog, dll.

Yang dimaksud dengan influencer di sini adalah orang-orang yang memiliki banyak followers di social media dan memiliki pengaruh yang kuat terhadap followers mereka seperti blogger, youtuber, selebgram, dan lain sebagainya.

Para influencer biasanya sangat disukai dan dipercaya oleh followers mereka sehingga apa yang mereka sampaikan dan lakukan bisa mempengaruhi followers untuk mencoba dan membeli sebuah produk.

Bloglovin, sebuah platform untuk membaca semua blog favorit Anda dalam satu tempat, mengadakan survey dengan 100 expert marketing mengenai influencer marketing.

Berdasarkan hasil survey, banyak brand yang memanfaatkan influencer marketing saat ini karena metode ini sangat membantu untuk meningkatkan brand awareness, mencapai target audience, juga memperkenalkan produk mereka melalui konten yang dibuat oleh para influencers.

Pemilik brand saat ini melihat bahwa cara advertising traditional tidak memiliki pengaruh sebesar para influencer ini. Banyak orang yang menilai bahwa konten para influencer ini adalah personal dan authentic sehingga mereka lebih mempercayai para influencer ini dibanding iklan atau materi promosi lain yang dibuat oleh sebuah brand.

Para expert juga mengatakan bahwa authenticity adalah alasan penting bagi mereka dalam memilih untuk bekerja sama dengan influencers. Beberapa faktor yang mereka perhatikan dalam memilih influencers adalah jumlah followers, cara influencers berinteraksi dengan followernya, serta aesthetic influencers.

what-marketers-have-to-say-about-influencer-marketing

 

Berdasarkan hasil survey di atas, bisa dilihat bahwa influencers marketing meningkatkan brand awareness sebanyak 76% dan mencapai audience baru sebesar 71%. Pada intinya, influencers marketing terbukti membantu meningkatkan brand awareness. Selain brand awareness, influencers marketing juga membantu memperkenalkan brand kepada konsumen baru, membantu meningkatkan penjualan, dan meningkatkan traffic website.

  • oke teman-teman mungkin segini dulu penjelasan kita. selalu kunjungi website harisbahrudin.com,  untuk mendapatkan update informasi dari kami dan selalu Ikuti kami pada akun instagram @harris.bahrudin untuk mendapatkan Tips seputar Starup dan teknologi.dan bagi anda seorang perintis Startup dan Pembisnis silahkan untuk kunjungi website kami di harisbahrudin.com,  disana kami akan memberikan FREE Konsultasi untuk pengembangan bisnis dan startup anda.Selamat mengembangnkan bisnis Anda dan semoga sukses ya!

Author

Admin

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *